Google Hapus Aplikasi-Aplikasi Berbahaya

GOOGLE HAPUS APLIKASI-APLIKASI BERBAHAYA

Berita Terbaru Diketahui bila sistem operasi Android memang populer mempunyai segudang aplikasi yang dapat diperoleh dengan gratis dengan beberapa manfaat. Tapi dibalik itu, tidak semua aplikasi yang berada di Google Play Store dikatakan aman

Belakangan ini Google sudah meniadakan tujuh aplikasi dari toko aplikasinya Google Play Store, sesudah ada riset dari pembuat antivirus Avast. Ketujuh aplikasi ini benar-benar beresiko sebab dapat diam-diam memata-matai hp pemakai.

Semua aplikasi ini dibikin oleh pengembang asal Rusia yang sama serta bisa melanjutkan data telephone lewat e-mail ke siapapun yang menginstal. Beberapa penguntit yang punya niat jahat dapat dengan gampang meng-install aplikasi-aplikasi ini di hp beberapa orang yang ingin mereka intai. Serta hanya dengan masukkan e-mail mereka, beberapa penguntit dapat dengan gampang tetap terima semua info dari hp beberapa orang yang menjadi korban pengintaian itu.

Ketujuh aplikasi ini sangat mungkin beberapa penguntit untuk terhubung semua jenis info sensitif, terhitung tempat piranti, daftar kontak, pesan SMS, serta kisah panggilan. Bukan sekedar hanya itu, menurut BleepingComputer, mereka bisa mencegat pesan yang dikirim lewat layanan terenkripsi seperti WhatsApp serta Telegram, bila telephone sasaran telah di-root (aksesnya sudah dibuka).

Avast memberikan laporan tujuh aplikasi ini ke Google pada Selasa 16 Juli 2019 minggu kemarin. Empat dari tujuh aplikasi itu langsung dihapus oleh Google pada Selasa itu , tiga aplikasi yang lain dihapus pada esok harinya, Rabu 17 Juli 2019.

GOOGLE HAPUS APLIKASI-APLIKASI BERBAHAYA

Berikut beberapa nama aplikasi yang disebutkan beresiko oleh Avast dan sudah dihapus oleh Google.

  1. Track Employees Check Work Phone Online Spy Free
  2. Spy Kids Tracker
  3. Phone Cell Tracker
  4. Mobile Tracking
  5. Spy Tracker
  6. SMS Tracker
  7. Employee Work Spy

Head of mobile threat intelligence and security di Avast, Nikolaos Chryhsaidos menerangkan ketujuh aplikasi yang diketemukan ini mempunyai permasalahan berkaitan privacy pemakai. Aplikasi-aplikasi ini bisa jadi bikin rugi pemakai dengan memberi data-data pribadi pada peretas.

“Mereka (aplikasi-aplikasi ini) mempromokan tingkah laku kriminil, serta bisa disalahgunakan oleh pihak ketiga untuk memata-matai korban mereka. Kami bekerjasama dengan Google untuk menghapusnya,” tuturnya, seperti diambil dari 9to5google.

Chryhsaidos menjelaskan langkah kerja ketujuh aplikasi ini. Menurut dia, sesudah diinstal, yang dibutuhkan oleh penguntit untuk memakai aplikasi ini hanya alamat e-mail serta kata sandi hingga semua data dari hp ini bisa dikirim ke e-mail beberapa penguntit.

Hal yang lebih memprihatinkan ialah jika dengan sekali diinstal, pemilik hp tidak mengerti atau bisa menjumpai aplikasi mata-mata ini. Mereka mempunyai potensi untuk sembunyikan semua sinyal jika aplikasi ini sudah diinstal serta sedang bekerja.

Ketujuh aplikasi penguntit ini sudah dipasang seputar 130.000 kali dengan kumulatif, dengan Spy Tracker serta SMS Tracker jadi yang paling popular, yaitu semasing memperoleh lebih dari 50.000 pemasangan. Bila kamu merasakan sudah dipengaruhi oleh aplikasi-aplikasi ini, mungkin sebaiknya kamu mereset hp Android kamu serta meniadakan semua data-data pentingmu dari sana.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *